Bogor, Ruangbogor.id – Anggota DPRD Jawa Barat daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Bogor, Ayi Sahrul Hamzah, S.Sn., M.A.P., menegaskan dirinya bakal mengawal betul masalah kebijakan layanan kesehatan yang diberikan kepada seluruh warga Jawa Barat khususnya para pekerja sektor informal dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov).
Hal ini diungkapnya usai gelaran acara Silahturahmi dan Konsolidasi DPW, DPD dan DPC Partai Amanat Nasional (PAN) di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Minggu (05/10/2025).
Menurutnya, setiap anggota dewan mulanya bakal memposisikan dirinya sesuai dengan komisinya ditempatkan bersama dengan mitra-mitra kerjanya.
“Tapi jika kebijakan ini dibagikan ke semua komisi, maka saya akan mudah menyampaikannya ke dapil Kabupaten Bogor, tapi kalau ada khusus di satu komisi maka saya akan meminta betul akses ke program yang bermanfaat ini,” ujar Ayi.
“Sekarang oleh Ketua Fraksi PAN DPRD Jabar sudah diumumkan, tentu komunikasi lanjutan akan saya lakukan dengan bang Has (Hasbullah Rahmat) selaku ketua fraksi,” sambung Ayi.
Lebih lanjut, Ayi mengatakan bahwa BPJS merupakan hal yang utama dimana jika seseorang sudah sakit dan tidak mendapat kamar, bukan persoalan mereka tidak mau membayar, tapi layanan kesediaan kamar rumah sakitnya saja masyarakat sudah kesulitan.
“Saat ini saya duduk di Komisi II DPRD Jabar yang kaitannya dengan ekonomi, pertanian dan perkebunan, tapi sebagai anggota dewan, kewajiban saya adalah bagaimana kader PAN ini merasakan manfaat hadirnya saya,” ungkap Ayi.
“Apabila nanti BPJS Kesehatan dirasa sangat sulit, tentu salah satu solusinya khusus di dapil saya Kabupaten Bogor, program-program ekonomi bagi masyarakat akan saya optimalkan sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat dan tidak bermasalah saat membayar iuran BPJS,” pungkas Ayi.







