Beri Bukti Komitmen Sosial, Dapur SPPG Mekar Jaya 02 Cigudeg Hentikan Sementara Operasional Demi Perbaikan Lingkungan

Berita8 Dilihat

CIGUDEG, Ruangbogor.id – Pengelola Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mekar Jaya 02 Cigudeg menunjukkan langkah responsif dan tanggung jawab moral yang tinggi terkait keluhan warga mengenai rembesan air di sekitar area operasional mereka.

Sebagai bentuk kesungguhan, pihak pengelola memutuskan untuk menghentikan sementara distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) selama sepekan guna fokus pada pembenahan infrastruktur lingkungan.

Respons Cepat Terhadap Keluhan Warga

​Langkah ini bermula saat adanya laporan mengenai rembesan air di area belakang salah satu rumah warga yang berdekatan dengan lokasi dapur. Tanpa menunda, tim Dapur Mekar Jaya 2 segera melakukan peninjauan lapangan bersama aparatur lingkungan setempat, mulai dari Kepala Dusun, Ketua RW, hingga Ketua RT.

Pembuatan Sumur Baru bagi Masyarakat dari Dapur SPPG Mekarjaya 02 Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Berdasarkan hasil pemeriksaan bersama, ditemukan bahwa aroma tidak sedap diduga berasal dari aliran pembuangan menuju septic tank serta adanya rembesan pada saluran Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memerlukan penanganan segera.

Langkah Nyata dan Solusi Jangka Panjang

​Kepala Dapur SPPG Mekar Jaya 02, Muhammad Alfitrah menegaskan bahwa kenyamanan warga adalah prioritas utama. Oleh karena itu, berbagai tindakan darurat telah selesai dilaksanakan, di antaranya:

* ​Pembuatan sumur baru bagi warga yang terdampak langsung.

* ​Pengurasan sumur warga secara menyeluruh di sekitar area dapur.

* ​Penyedotan genangan air dan penambahan buis beton (hong).

* ​Plesterisasi jalur rembesan untuk memastikan tidak ada kebocoran berulang.

Fokus pada Standarisasi IPAL

​Demi memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa depan, Dapur Mekar Jaya 2 telah menyusun rencana perbaikan menyeluruh. Fokus utama mereka adalah pembangunan sistem IPAL yang sesuai standar industri, pembenahan struktur bangunan, serta penataan ulang saluran pembuangan agar lebih ramah lingkungan.

Penambahan bisu beton (hong) dari Dapur SPPG Mekarjaya 02 bagi masyarakat.

​”Kami memutuskan untuk menghentikan sementara distribusi MBG selama satu pekan. Ini adalah bentuk komitmen kami agar proses pembenahan infrastruktur dapat dilakukan secara maksimal tanpa mengganggu kualitas pekerjaan maupun kenyamanan masyarakat,” ujar Alfitrah dalam keterangan tertulisnya, Ahad (26/04/2026).

Upaya transparan ini mendapat apresiasi sebagai bentuk kedewasaan pelaku usaha dalam menyikapi dinamika sosial. Dengan adanya langkah-langkah perbaikan ini, Dapur APPG Mekar Jaya 02 Cigudeg berharap hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar tetap terjaga, sembari terus berupaya memberikan kontribusi terbaik bagi lingkungan sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *